URBANCITY.CO.ID – Sektor PVML kini menjadi tulang punggung baru bagi masyarakat urban dalam mengakses modal kerja dan kebutuhan konsumsi yang praktis.
Piutang perusahaan pembiayaan mencapai Rp513,19 triliun, sementara inovasi Buy Now Pay Later (BNPL) melonjak drastis hingga 53,78 persen secara tahunan.
Anda yang terbiasa dengan gaya hidup fast-paced tentu merasakan manfaat langsung dari kemudahan pembiayaan ini dalam menunjang produktivitas sehari-hari.
OJK memastikan setiap pertumbuhan ini tetap berada di jalur yang aman dengan terus memantau profil risiko.
Alhasil, stabilitas sistem keuangan dapat tetap terjaga meski arus transaksi digital terus meningkat.
Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, menegaskan bahwa penegakan kepatuhan menjadi prioritas utama guna menjamin keberlanjutan sektor ini.
Baca juga: Melampaui Batas Finansial: Mengukur Ketangguhan Industri Pembiayaan di Era Urban 2026
Ia berharap, upaya penegakan kepatuhan dan pengenaan sanksi tersebut dapat mendorong pelaku industri sektor PVML meningkatkan tata kelola yang baik.
“Kemudian, prinsip kehati-hatian, dan pemenuhan terhadap ketentuan yang berlaku sehingga dapat berkinerja lebih baik dan berkontribusi secara optimal.”
Inovasi Gadai dan Akses Modal
Industri pergadaian mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 57,97 persen dengan total pembiayaan mencapai Rp163,27 triliun.
Angka pertumbuhan tersebu membuktikan bahwa peran vital gadai sebagai alternatif pendanaan cepat bagi masyarakat dan UMKM.
OJK baru saja memberikan izin operasional tingkat nasional kepada beberapa perusahaan gadai, yang memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok negeri.



