Tak tanggung-tanggung, aksi bersih-bersih internal ini tidak hanya melengserkan Dadan Hindayana. Dua Wakil Kepala BGN yang menjabat sebelumnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, turut didepak dari posisinya.
Baca juga: Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Almarhum Jenderal Ryamizard Ryacudu
Sebagai gantinya, Presiden Prabowo mempercayakan kursi Wakil Kepala BGN kepada duet srikandi dan militer, yaitu Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono, untuk mendampingi Nanik S. Deyang dalam mengawal anggaran gizi nasional.
Jaminan Program Tetap Berjalan
Pasca-pelantikan, manajemen baru BGN langsung ditargetkan untuk bergerak cepat melakukan konsolidasi internal, merapatkan barisan lintas kementerian, serta mempererat kerja sama dengan jajaran Pemerintah Daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Dengan kepemimpinan yang baru, kita berharap pelaksanaan program-program prioritas dapat semakin dipercepat, kinerja organisasi semakin baik, tata kelola semakin kuat. Serta manfaat yang dirasakan masyarakat semakin nyata, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” urai Prasetyo menyampaikan ekspektasi tinggi istana.
Masyarakat pun diminta tidak perlu cemas akan adanya kendala teknis di lapangan. Pihak istana menggaransi bahwa pergantian nakhoda ini dilakukan secara mulus dan tidak akan mengganggu atau menghentikan distribusi jatah makan bergizi gratis yang saat ini sedang dinikmati oleh jutaan anak sekolah di seluruh pelosok tanah air. (*)




