Efisiensi bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Pandan disokong oleh kesiapan otot mekanis dan infrastruktur fungsional di garis pantai.
Baca juga:Â Lampaui Target, PTP Nonpetikemas Kebut Terminalisasi Logistik di Pelabuhan Ciwandan
Saat ini, pelabuhan mengoperasikan sembilan area dermaga fungsional yang dirancang khusus untuk melayani kapal-kapal pengangkut general cargo dan kapal curah.
Fasilitas penunjang seperti lapangan penumpukan terbuka untuk komoditas tahan cuaca serta gudang penyimpanan logistik khusus juga disiagakan penuh.
Untuk urusan mobilitas barang dari lambung kapal ke darat, PLN dan tim operasional mengandalkan kombinasi alat berat yang mumpuni.
Armada lapangan disokong oleh 1 unit chassis, 1 unit head truck, serta duet forklift bertenaga 5 ton dan 10 ton. Kombinasi inilah yang memotong waktu tunggu kapal secara signifikan di pelabuhan.
Menatap sisa tahun berjalan, PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan tampaknya enggan mengendurkan ikat pinggang.
Manajemen berkomitmen untuk terus memperlebar kapasitas layanan demi mengunci posisi Tanjung Pandan sebagai simpul utama rantai pasok logistik di kawasan Bangka Belitung. (*)




