“Melalui skema bisnis yang kami tawarkan, pembangunan PLTS Atap menjadi sangat menarik dan kompetitif. Kami menggabungkan keahlian masing-masing menjadi sebuah solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dimana PLN Icon Plus sebagai penyedia energi listrik dan Hijau bertindak sebagai konsultan sekaligus pendanaan bagi pembangunan PLTS Atap,” paparnya.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat mengakui, kendati demand-nya sudah ada dari pengguna listrik PLN tetapi inovasi model bisnis yang diharapkan menjadi solusi atas tingginya investasi penyediaan energi bersih merupakan tantangan tersediri bagi perseroan.
Karena itu, PLN Icon Plus sendiri terus membangun kolaborasi-kolaborasi dengan komunitas, pengelola, kawasan, developer untuk mem-bundling satu kesatuan solusi yang diberi nama “Smart & Green”.
“Misalnya, orang membangun dan membeli rumah baru sudah ada PLTS Atap-nya, bahkan kami lengkapi dengan smart home system. Jadi, sejak awal masyarakat dapat mengakses PLTS Atap dalam satu kesatuan transaksi pembelian rumah,” terang Ari Rahmat.
Dengan begitu, lanjut dia, benefit pemanfaatan energi bersih melalui skema bisnis tersebut, yaitu kontribusi kita terhadap energi hijau dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna. “Bahkan, pada aplikasi PLN Mobile kita bundling pemasaran dalam satu solusi sehingga pengguna langsung tahu berapa karbon emisi yang bisa direduksi dari pemanfaatan PLTS Atap,” imbuhnya.
Ari Rahmat optimis skema bisnis Smart & Green ke depan akan dapat membawa pada suatu lifestyle trend, dimana setiap orang mempunyai awareness tentang pentingnya kontribusi semua pihak terhadap dunia yang lebih hijau. Walaupun sangat relatif namun tentu ada efisiensi yang akan didapat langsung dari pemanfaatan PLTS Atap bagi konsumsi listrik harian oleh pengguna.




