URBANCITY.CO.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis narasi “Indonesia Cemas”. Ia menegaskan posisi Indonesia kini mantap menuju “Indonesia Emas”. Keyakinan ini muncul setelah S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek.
Purbaya menilai keputusan S&P sebagai sinyal positif bagi publik dan pelaku pasar. “Jadi, Indonesia tidak lagi cemas, tapi sedang menuju ke Indonesia emas,” ujarnya dalam Rapat Paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).
Purbaya mengakui dukungan DPR RI, terutama Komisi XI dan Badan Anggaran, sangat krusial dalam pencapaian ini. “Saya memohon dukungan anggota DPR untuk terus mengawal tugas kami ke depan,” ucapnya.
Lobi Langsung ke Amerika Serikat
Beberapa bulan lalu, Purbaya bersama sejumlah pimpinan DPR RI—seperti Sari Yuliati, Misbakhun, dan Mohamad Hekal—mengunjungi Amerika Serikat. Mereka menemui pihak S&P Global Ratings dan para investor.
Baca Juga : OJK Resmikan Inovasi Kripto dan Stablecoin: Era Baru Investasi Digital yang Aman
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah dan DPR meyakinkan investor bahwa kebijakan di Indonesia berjalan selaras. Mereka membuktikan bahwa eksekutif dan legislatif bekerja sama dengan baik untuk memakmurkan rakyat.
“Dengan kerja sama itu, pihak S&P menjadi yakin bahwa kita bergerak ke arah yang benar,” jelas Purbaya. Langkah ini sekaligus menepis isu negatif, seperti spekulasi penurunan peringkat utang atau tuduhan pemerintah mengelola anggaran secara ugal-ugalan.




