Transaksi Boeing, Kedelai, hingga Koridor AI
Meski detail dokumen perjanjian belum dirilis secara komplet ke publik, Trump memberikan kisi-kisi mengenai komitmen dagang baru dengan Cina. Salah satu poin besarnya adalah rencana pembongkaran blokade pasar aviasi Cina untuk produk dirgantara AS. Trump menyebut Xi Jinping telah sepakat untuk memesan “200 jet Boeing besar”. Kendati demikian, saham Boeing di bursa dilaporkan sempat melemah lantaran pelaku pasar awalnya memproyeksikan volume pembelian yang jauh lebih masif dari Cina.
Selain pesawat, Beijing juga menyatakan ketertarikannya untuk kembali menyerap komoditas minyak mentah dan kedelai dari AS. Langkah ini menjadi sinyal pergeseran menarik, sebab Cina sebelumnya merupakan importir utama minyak dari Iran, serta sempat mengurangi pasokan kedelai AS demi beralih ke produsen Amerika Latin, Brasil.
Di sektor teknologi masa depan, Scott Bessent mengonfirmasi bahwa Trump dan Xi sepakat menetapkan batasan aman (safeguards) dalam pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan. Dua raksasa teknologi dunia ini akan segera membuka dialog intensif mengenai standardisasi AI. Walau begitu, kebijakan pembatasan ekspor teknologi semikonduktor tingkat tinggi yang diterapkan AS ke Cina diprediksi tetap menjadi ganjalan utama dalam implementasi kerja sama ini.






