URBANCITY.CO.ID – Masyarakat urban modern kini memandang produk artisanal bukan sekadar komoditas konsumsi, melainkan aset gaya hidup bernilai investasi tinggi.
PT Pertamina (Persero) membuktikan potensi ekonomi tersebut dengan mengantar lima pelaku usaha lokal menembus rantai pasok global pada ajang 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu.
Kelima brand binaan unggulan tersebut mencakup Toosi Coffee, Econiq, Bali Pure, Haluan Bali, dan Pertenunan Astini.
Produk-produk ini merepresentasikan pergeseran preferensi konsumen perkotaan yang kini mengutamakan prinsip keberlanjutan, kualitas estetika premium, dan orisinalitas kultural bernilai ekonomi tinggi.
Baca Juga: Investasi Hijau Minyak Jelantah Pertamina Dorong Cuan Rumah Tangga
Magnet Cuan Produk Berkelanjutan di Panggung Internasional
Delegasi lintas negara memborong aneka kreasi artisanal khas Pulau Dewata hingga membukukan nilai transaksi fantastis mencapai ratusan juta rupiah.
Nilai transaksi ini menegaskan bahwa daya beli pasar internasional menyambut hangat inovasi ramah lingkungan yang mengakar pada kearifan lokal.
Selain meraup pendapatan langsung, para founder cerdas ini mengamankan kontrak kemitraan strategis baru untuk ekspansi ekspor jangka panjang.
Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2026: Investasi Gaya Hidup Hijau Urban di GBK
Langkah taktis ini membuka keran devisa sekaligus memperkokoh portofolio bisnis mereka di tengah kompetisi pasar global.
Komitmen Korporasi Bangun Ekosistem Bisnis Inklusif
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa keikutsertaan UMKM dalam forum global ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Program pembinaan UMKM Pertamina dirancang untuk membantu pelaku usaha memperkuat kapasitas, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing. Kami berharap pertumbuhan UMKM juga mampu menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat secara langsung,” ujar Baron, dikutip Senin (2/11).
Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2026: Investasi Gaya Hidup Hijau dan 7 Inisiatif Berkelanjutan
Inisiatif terukur ini mengintegrasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Pendekatan tersebut membuktikan bahwa sinergi BUMN mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas sekaligus mendongkrak kelas sosial-ekonomi masyarakat.
Peluang Pertumbuhan Portofolio dan Tren Konsumsi Urban
Pertamina secara konsisten mendampingi mitra binaan agar terus melahirkan diferensiasi produk berdaya saing ekspor.
Baca Juga: Investasi Wisata Aman: Pertamina Jamin Energi Labuan Bajo Pascagempa
Bagi kalangan profesional dan pelaku industri kreatif, keberhasilan UMKM ini mempertegas pentingnya mengintegrasikan narasi keberlanjutan ke dalam setiap strategi diversifikasi portofolio.
Konsumen urban kini kian percaya diri mengoleksi produk buatan dalam negeri yang terbukti memenuhi standar kurasi dunia.
Transformasi ini mengubah wajah UMKM lokal dari sekadar usaha subsisten menjadi pilar ekonomi kreatif yang menjanjikan keuntungan nyata di masa depan.




