URBANCITY.CO.ID – Masyarakat urban kini menempatkan kesehatan fisik dan keberlanjutan bumi sebagai portofolio investasi masa depan yang paling bernilai.
Pertamina Eco RunFest 2026 menangkap urgensi tersebut dengan mentransformasikan ajang lari reguler menjadi festival multi-manfaat yang mengawinkan olahraga, konser musik, dan gerakan pro-lingkungan.
Menginjak edisi ke-13, perhelatan akbar ini menawarkan dividen sosial dan ekologis jangka panjang bagi komunitas perkotaan modern yang mendambakan kualitas hidup premium bebas polusi.
PT Pertamina (Persero) menggerakkan kesadaran kolektif publik lewat rangkaian Road to Pertamina Eco RunFest 2026 pada Minggu (20/09).
Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2026: Investasi Gaya Hidup Hijau dan 7 Inisiatif Berkelanjutan
Lewat tajuk “Spark the Change, Leave Zero Trace”, Pertamina mengemas edukasi, inovasi generasi muda, pemilahan limbah, serta hiburan berkelas menuju gelaran puncak pada 6 Desember 2026 mendatang.
Pendekatan holistik ini memastikan setiap langkah kaki para penggiat lari urban langsung berdampak pada pemulihan kualitas lingkungan hidup ibu kota.
3 Pilar Aksi Menuju Perubahan Nyata Gaya Hidup Urban
Road to Pertamina Eco RunFest 2026 menyajikan tiga pilar strategis: Innovation Lab, Spark the Road, dan Sound of Change.
Baca Juga: Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Green Drilling di Hari Lingkungan Hidup 2026
Melalui Innovation Lab, Pertamina memfasilitasi pelajar serta talenta muda dalam merancang solusi aplikatif atas krisis ekologi modern.
Sementara itu, pilar Spark the Road mengedukasi masyarakat untuk mempraktikkan gaya hidup bertanggung jawab lewat aksi plogging atau memungut sampah di sepanjang rute lari, yang kemudian disempurnakan oleh panggung Sound of Change sebagai corong pesan keberlanjutan melalui alunan nada.
Aksi plogging mission tersebut secara khusus melibatkan perwakilan siswa dari 10 sekolah terpilih di wilayah DKI Jakarta.
Partisipasi generasi muda ini membangun kebiasaan baru sekaligus memupuk modal sosial demi terwujudnya kota cerdas yang bersih dan kompetitif.
Baca Juga: Pertamina Pasang PLTS di Kapal Patra 2303, Pangkas 79 Ton Emisi Karbon Setiap Tahun
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan semangat keberlanjutan dalam Pertamina Eco RunFest tidak berhenti pada pesan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata.
“Kami ingin semangat eco tidak berhenti sebagai sebuah pesan. Melalui Road to Pertamina Eco RunFest, masyarakat diajak untuk mengalami, melakukan, dan menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama,” ujar Baron.
Strategi 7 Eco Initiatives Beri Nilai Tambah Jangka Panjang
Pertamina mengunci komitmen ESG melalui implementasi 7 Eco Initiatives yang terukur dan berdampak sistemik.
Baca Juga: Pertamina Gandeng SLB Prancis, Adopsi Teknologi AI untuk Genjot Produksi Migas Hulu
Inisiatif tersebut mencakup Eco Jersey berbahan daur ulang berkualitas tinggi, Eco Innovation yang mendanai ide hijau generasi muda, serta Eco Talent yang mengajak figur publik mempopulerkan narasi ramah lingkungan.
Nilai investasi publik semakin nyata karena Eco Mission mengalokasikan 100 persen profit penjualan tiket untuk mendanai program konservasi dan restorasi lingkungan di Indonesia.
Pertamina juga menerapkan standar keberlanjutan operasional tingkat tinggi melalui pilar Eco Production yang memprioritaskan penyewaan dan daur ulang material acara.
Pada saat yang sama, Eco Waste Management menjamin seluruh sampah terpilah dan terolah secara bertanggung jawab guna mencegah timbulan limbah ke TPA, didukung sarana interaktif Eco Education yang mengubah pola konsumsi harian warga kota.
Pada 6 Desember 2026, Pertamina siap menggelar puncak perayaan ECO RUN dan ENERGIZING MUSIC FESTIVAL di pusat episentrum olahraga Jakarta, Istora dan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.
Ajang ini memadukan olahraga lari, sajian panggung musik spektakuler, temu komunitas, serta dedikasi nyata terhadap kelestarian bumi dalam satu ekosistem festival yang dinamis.




