Kunci Stabilitas Investasi Wisata Super Prioritas
Keberadaan Fuel Terminal Labuan Bajo menjadi pilar vital dalam menopang ekosistem pariwisata kelas dunia yang menuntut keandalan layanan tanpa henti.
Baca Juga: Distribusi BBM Pertamina: Analisis Ketahanan Energi Nasional dan Stabilitas Bisnis Logistik
Sarana strategis ini mendistribusikan energi berkualitas tinggi bagi 4 SPBU, 1 SPBUN, dan 3 Pertashop melalui kapasitas penyimpanan 344 kiloliter untuk produk Pertamax dan Pertamina Dex yang ramah lingkungan.
Manajemen Pertamina melakukan inspeksi komprehensif terhadap infrastruktur terminal untuk memastikan keamanan pekerja dan aset operasional pascagempa.
Integrasi distribusi antarfingsi terbukti ampuh mencegah kelangkaan bahan bakar sehingga para pelaku usaha dan wisatawan tetap menikmati mobilitas perkotaan modern yang nyaman.
Mitigasi Cepat Mengawal Pemulihan Rantai Pasok
Baca Juga: Minyak Dunia Melonjak, Pertamina Patra Niaga Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan bahwa perseroan terus mengawal stabilitas pasokan di seluruh titik layanan energi.
“Pertamina mengutamakan keselamatan masyarakat, pekerja, serta keandalan operasional. Kami memastikan stok BBM dan energi lainnya dalam kondisi aman serta distribusi terus berjalan. Seluruh unit operasi juga disiagakan untuk merespons setiap perkembangan situasi di lapangan,” kata Baron.
Tim teknis Pertamina terus menjalankan asesmen berkala pada seluruh fasilitas hilir guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.




