“Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan dan lingkungan yang mendukung dapat menghasilkan performa luar biasa,” kata Andy.
Di sisi teknis, pelatih JPE, Bulent Karslioglu, memuji kontribusi kolektif anak asuhnya. Pelatih asal Turki itu menyebut kualitas permainan Tisya Amallya Putri dan kawan-kawan kini mulai menarik perhatian publik voli internasional.
“Saya sangat bangga dengan tim ini. Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi perjalanan yang dibangun bersama. Setiap pemain JPE memiliki peranan masing-masing, dan itu terlihat dari bagaimana mereka saling mendukung serta menjaga komunikasi,” tutur Karslioglu.
Menjawab Ekspektasi Publik
Kapten tim JPE, Tisya Amallya Putri, mengaku beban sebagai juara bertahan tidaklah ringan. Namun, kepercayaan antar-pemain menjadi modal krusial dalam meredam tekanan di partai puncak.
Baca Juga: Hasil Proliga 2026: Megawati Cs Tekuk Popsivo 3-1, Pertamina Enduro Puncaki Klasemen
“Sebagai juara bertahan kami paham betul adanya ekspektasi besar terhadap tim. Kami berhasil menjawabnya dengan kerja keras dan kepercayaan satu sama lain di lapangan. Kami persembahkan kemenangan ini kepada suporter-suporter kami yang telah setia mendukung JPE,” kata Tisya.
Keberhasilan JPE musim ini diproyeksikan menjadi modal kuat untuk menghadapi kompetisi tahun depan. Pertamina berkomitmen terus membuka ruang pembinaan atlet guna melahirkan talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga nasional maupun global. (*)






