Untuk memastikan kualitas infrastruktur jalan tol dalam kondisi prima, kami mengelola program preservasi secara berkala. Seluruh pekerjaan konstruksi itu terutama yang berpotensi mengganggu lalu lintas akan dihentikan pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idul Fitri.
Sementara itu, dalam memastikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol tetap terjaga pada periode libur panjang serta sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kondisi khusus akibat cuaca ekstrem.
Jasa Marga juga tetap menyiagakan petugas preservasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan. Selain itu, peningkatan teknologi juga terus dilakukan di antaranya dengan melakukan upgrade super-app Jasa Marga Integrated Digitalmap (JID).
JID digunakan sebagai ‘decision support system’ dalam mendukung kebijakan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan oleh pemangku kepentingan.
Baca Juga: Dimana Saja Taman Ruas Tol Terbaik Versi Jasa Marga? Ini Daftarnya
“Kami juga menambah fitur baru dalam Aplikasi Travoy yang semula info tarif tol menjadi fitur Travoy Journey yang menghadirkan informasi pilihan rute yang dilengkapi sekaligus oleh tarif tol, CCTV real time, info rest area hingga info lalu lintas terkini,” tambah Lisye.
Tidak hanya di lajur, kepadatan yang juga berpotensi terjadi di rest area, juga diantisipasi oleh Jasa Marga melalui anak usahanya, PT Jasamarga Related Business. Selain memastikan fasilitas dan pelayanan di 59 Rest Area yang dikelola oleh Jasa Marga Group berjalan dengan optimal.
Selanjutnya, perseroan akan melakukan rekayasa flow kendaraan di dalam rest area, menyediakan SPBU modular di 14 lokasi Rest Area dan menambah toilet fungsional sebanyak 599 bilik.






