Rencana besar ini bukan sekadar angka di atas kertas. Brian menekankan bahwa perhitungan target 17 GW tersebut merupakan hasil kajian kolaboratif antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), Badan Pengelola Investasi Danantara, serta para akademisi dari berbagai perguruan tinggi.
Mengenai aspek teknis dan pemetaan wilayah, pemerintah menyerahkan sepenuhnya mandat tersebut kepada PLN sebagai motor penggerak di lapangan. “Lokasi nanti semuanya dari PLN ya yang sebagai implementator dari program tersebut,” imbuhnya.
Langkah akselerasi ini dipandang sebagai manuver strategis Indonesia untuk tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan listrik nasional, tetapi juga mempertegas posisi tawar Indonesia sebagai pemimpin transformasi energi bersih di kawasan Asia Tenggara.
Dengan mengalihkan basis energi dari fosil ke surya, pemerintah berharap dapat menekan emisi karbon sekaligus mewujudkan kemandirian energi nasional. (*)






