Hagung menambahkan, efisiensi sertifikasi sangat bergantung pada pemahaman pemasok dalam menyediakan dokumen seperti Material Safety Data Sheet (MSDS) hingga surat pernyataan bebas unsur babi.
Kemenperin optimistis, sertifikasi ini tidak hanya akan menjadi beban regulasi, tetapi justru menjadi senjata strategis untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah internasional. (*)






