Neneng Supriati Ningsih, pemilik usaha Abah Sorgum, mengaku mendapatkan wawasan penting terkait pengemasan dan storytelling produk.
Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Kemendag Terbitkan Permendag 11/2026 Batasi Impor Pertanian
“Dari sesi konsultasi IDDC, kami mendapat banyak masukan untuk memperbaiki kemasan dan menonjolkan keunikan produk karena sorgum ini sebenarnya merupakan harta karun yang memiliki potensi besar,” ungkap Neneng.
Surplus Perdagangan dan Kontribusi Jawa Barat
Sugih memaparkan bahwa hingga Maret 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar USD 3,32 miliar.
Jawa Barat sendiri menjadi penopang utama dengan kontribusi ekspor manufaktur yang mencapai 98,57 persen.
Melalui Campuspreneur, Kemendag optimis keterlibatan generasi muda akan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Untuk mendukung hal tersebut, Kemendag juga menyediakan fasilitas business matching daring yang terhubung dengan 46 Perwakilan Perdagangan RI di 33 negara. (*)






