Data menunjukkan ekspor fabrikasi baja struktural Indonesia mencapai USD 39,68 juta pada periode Januari–April 2026 dengan tren pertumbuhan positif.
Baca juga: Kemendag Dukung Inovasi Waralaba Lokal untuk Ciptakan Peluang Usaha dan Lapangan Kerja Baru
Kemendag juga mencatat kinerja positif sektor besi dan baja secara keseluruhan yang terus tumbuh stabil selama lima tahun terakhir.
Peluang pasar global bagi produk manufaktur Indonesia masih sangat luas dan PT TFE telah menunjukkan keberhasilan dalam memanfaatkan momentum ini.
Sepanjang semester pertama 2026, PT TFE mencatatkan total nilai ekspor sebesar USD 4,51 juta ke berbagai negara tujuan.
Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha
Direktur Utama PT Trimitra Fabrikasi Engineering, Bobby Judoprawiro, menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan global.
Dukungan Kemendag berupa fasilitasi akses pasar ke kawasan Eropa dan Amerika memberikan dorongan moral sekaligus teknis bagi perusahaan untuk terus berinovasi.
Baca juga: Kemendag Terbitkan Tiga Permendag Baru, Perketat Ekspor Batu Bara Hingga Sawit
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar ekspor demi berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. (Ekspor) ini bukan akhir, melainkan awal dari langkah kami menuju pasar global yang lebih luas,” ujar Bobby.
Program Pengembangan Ekspor Nasional
Kemendag memperkuat keberlanjutan ekspor melalui berbagai inisiatif strategis seperti misi dagang, partisipasi dalam pameran internasional, dan business matching.




