“Salah satu bentuk kerja sama nantinya terkait dengan pengembangan kapasitas bagi SDM yang ada di koperasi-koperasi di Indonesia. Kemudian juga pengembangan kompetensi dan SDM dari pelaku usaha kecil menengah yang menyuplai koperasi,” tuturnya.
Baca Juga: Menkop Ferry Juliantono Salurkan Truk Impor India ke Koperasi, Pengamat: Strategis bagi Desa
Selain aspek teknis, kerja sama ini juga menjadi jembatan penguat hubungan bilateral antara Indonesia dan Kanada, khususnya dalam sektor pembangunan koperasi (cooperative development).
Komitmen Dukungan Global
Direktur Eksekutif CDF, Benoit Andre, menyambut positif inisiatif Kemenkop. Sebagai lembaga yang telah bergerak selama 75 tahun dalam pengembangan koperasi internasional, CDF siap menyalurkan keahlian teknisnya untuk memastikan keberhasilan model koperasi di Indonesia.
“Kami siap memberikan dukungan melalui kompetensi yang kami miliki dan siap membantu keberhasilan koperasi. Jadi ini adalah langkah awal yang sangat bagus,” kata Benoit.
Sinergi ini diharapkan mampu mendorong KDKMP tidak hanya menjadi unit usaha di tingkat desa, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang terintegrasi di sektor produksi, distribusi, hingga ritel, selayaknya koperasi-koperasi besar di Kanada yang mampu menopang perekonomian negara. (*)






