URBANCITY.CO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mulai tancap gas memperkuat kualitas program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui inisiatif bertajuk “Masak Bersama Master” (MASAMO), kementerian yang dipimpin Teuku Riefky Harsya ini memberikan pelatihan intensif bagi para juru masak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar standar sajian dan nutrisi tetap terjaga.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau langsung pelaksanaan MASAMO di SPPG Lampeude Baroh 2, Pidie, Aceh, pada Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menegaskan bahwa sentuhan ekonomi kreatif, khususnya subsektor kuliner, sangat krusial dalam menyukseskan program ini.
Kementerian Ekraf diberikan penugasan untuk mendukung para juru masak agar mempunyai kapabilitas tambahan sehingga meningkatkan variasi menu, termasuk dengan masakan-masakan khas Aceh.
Baca Juga: Program MASAMO Lampung: Menteri Ekraf Gandeng MasterChef Tingkatkan Kualitas Makan Bergizi Gratis
“Harapan secara nasional, Program MASAMO akan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang tentu berdampak terhadap lapangan kerja dan ekosistem ekonomi kreatif di Aceh semakin maju,” ujar Teuku Riefky.
Standarisasi Rasa dan Higienitas
Program MASAMO melibatkan 51 juru masak dari perwakilan SPPG di Pidie. Mereka mendapatkan pelatihan langsung dari juri MasterChef Indonesia, Chef Norman Ismail. Materi yang diberikan mencakup standar higienitas, pengolahan bahan yang aman, hingga konsistensi mutu rasa.
Kemenekraf memandang subsektor kuliner sebagai ujung tombak ekonomi kreatif yang mampu memberdayakan UMKM daerah. Dengan variasi menu yang menarik dan rasa yang berkualitas, program MBG diharapkan tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mengedukasi lidah generasi muda terhadap kekayaan kuliner nusantara.




