KNEKS Paparkan Blueprint Ekonomi Syariah Indonesia di Forum Internasional BIE-CON 2026

Dr. Sutan Emir Hidayat membagikan strategi pengembangan ekonomi syariah Indonesia di Brunei. (Foto: Urbancity/Istimewa)

URBANCITY.CO.ID – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) memaparkan arsitektur kebijakan ekonomi syariah Indonesia pada forum Brunei Islamic Economy Conference (BIE-CON) 2026 di Mulia Hotel, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Dr. Sutan Emir Hidayat, membagikan strategi nasional bertajuk “Indonesia’s Islamic Economy Blueprint: Building a Multi-Sector Halal Ecosystem — Lessons for a High-Performance Islamic Economy” di hadapan para pembuat kebijakan dan pelaku industri global.

Memulai Paparan dengan Pengakuan Kesenjangan

Dr. Sutan Emir memulai presentasi dengan memaparkan tiga kesenjangan struktural yang Indonesia hadapi dalam pengembangan ekonomi syariah.

Ia mengakui posisi Indonesia yang masih tertinggal dalam ekspor produk halal global dibandingkan negara non-OKI seperti China dan India.

Selain itu, ia menyoroti selisih 30 poin antara Indeks Literasi Keuangan Syariah Nasional sebesar 43,42 persen dengan Indeks Inklusi Keuangan Syariah Nasional yang hanya mencapai 13,41 persen.

Baca juga: KNEKS Dorong Daya Saing Keuangan Syariah Indonesia di Asia

“Kami percaya bahwa blueprint yang kredibel tidak dibangun di atas perayaan capaian semata, melainkan di atas pengakuan jujur terhadap jarak yang masih harus ditempuh,” ujar Dr. Sutan Emir.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi terbesar di antara negara-negara berpenduduk Muslim di dunia.

“Yang ingin kami tunjukkan adalah blueprint yang secara khusus kami bangun untuk menutup kesenjangan tersebut.”

Akselerasi Kinerja dalam Tujuh Tahun

Pemerintah berhasil meningkatkan posisi Indonesia dari peringkat 11 pada tahun 2018 menjadi peringkat 4 dunia dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2025.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.