Pada kesempatan yang sama, Direktur Triniti Land, Vito Tjahyadi, mengatakan, dengan penandatanganan perjanjian Kerjasama ini, proyek Sequoia Hills menawarkan opsi pembayaran yang lebih beragam kepada pelanggan lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Saat ini Triniti Land akan segera memulai fase pembangunan proyek Kawasan Hunian Sequoia Hills, seiring dengan telah ludesnya unit-unit rumah yang ditawarkan pada klaster pertama, The Leroy. Bahkan, pemasaran unit rumah pada klaster kedua yaitu Earthville juga laku keras,
“Dengan adanya kerjasama KPR antara Sequoia Hills dengan bank BTN & bank BWS kami berharap akan terjadi peningkatan penjualan yang signifikan karena kami dengan kedua bank tersebut punya program cicilan KPR yang sangat menarik dan bunga yang rendah sehingga tentu meringankan customer untuk melakukan pembelian rumah di Sequoa Hills” Vito Tjahyadi, Chief Operating Officer dari proyek Sequoia Hills.
Menurut Vito, akan dimulainya pembangunan kedua cluster sebanyak tersebut dibarengi penyediaan berbagai instruktur penunjang kawasan hunian. Cluster Leroy dan Cluster Earthville dibangun pada area seluas masing-masing 5.3 hektar dan 9.8 hektar.
Adapun terkait harga, Cluster Leroy dibandrol mulai dari Rp 3 miliar dan Cluster Earthville Rp 2 miliar per unitnya. Cluster The Leroy sudah dapat mulai diserahterimakan pada semester II-2024. Menyusul setahun kemudian (tahun 2025), Cluster Earthville pun dapat diserahterimakan. Sehingga, kedua klaster tersebut dapat berkontribusi terhadap pendapatan Perseroan
Sequoia Hills menawarkan pengalaman hidup dengan kualitas udara yang baik. Dilengkapi berbagai fasilitas publik ramah lingkungan seperti integrated park seluas 1000 meter persegi. Selain itu, proyek dengan luas lahan 95 hektar tersebut menyediakan fasilitas jogging track, Country Club, dan Electric Vehicle Charging Station.






