Baca juga:Â Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman Steinmeier di Istana Merdeka
Sehingga, mampu menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh penduduk kota.
“Kami siap berkontribusi untuk meningkatkan produksi pangan Indonesia melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, serta berbagai solusi yang telah kami kembangkan,” lanjutnya.
Investasi Strategis dan Alih Pengetahuan Jangka Panjang
Kemitraan ini melampaui konsep perdagangan biasa karena fokus pada pembangunan kapasitas sumber daya manusia dan lokalisasi industri di dalam negeri.
Belarus berencana mendirikan perusahaan patungan (joint venture) dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi.
Langkah ini membuka peluang lapangan kerja baru dan mempercepat penguasaan teknologi bagi tenaga kerja Indonesia.
Bagi investor, model kerja sama ini menjadi indikator positif bahwa sektor agrobisnis Indonesia semakin atraktif dengan dukungan infrastruktur teknologi global yang berkelanjutan.
Baca juga:Â Buku Presiden Solusi: Prabowo Hapus Kriminalisasi, Dongkrak Gaji Hakim hingga 280 Persen
“Kami tidak hanya siap memasok teknologi, tetapi juga berbagi pengetahuan, melatih tenaga kerja Indonesia, dan membantu pengembangan industri di Indonesia sehingga masyarakat Indonesia memperoleh manfaat langsung,” katanya.
Implementasi peta jalan kerja sama hingga tahun 2030 memastikan bahwa setiap langkah kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat kedua negara.
Sinergi ini mengukuhkan bahwa kemajuan teknologi adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan masa depan.




