Baca Juga:Â BSN Jadi Bank Developer, Bangun Ekosistem Perumahan RI dengan Cepat
Inovasi KUR Perumahan dan Simulasi Tenor 40 Tahun
Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan total penyaluran KPR Subsidi sebanyak 73.700 unit hingga akhir tahun 2026, meningkat dari realisasi tahun 2025 yang sebesar 59.463 unit.
Konsistensi dan komitmen Bank BSN dalam menyalurkan KPR Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus tercermin pada peningkatan kinerja realisasi setiap tahunnya.
“Sebelumnya di 2025 realisasi KPR subsidi sebesar 59.463 unit, tahun ini kita targetkan sebanyak 73.700 unit. Ini bentuk komitmen Bank BSN untuk mendukung Program 3 Juta Rumah,” urai Alex.
Untuk mengejar target tersebut, BSN akan menyalurkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp500 miliar yang diproyeksikan berjalan dalam dua bulan ke depan setelah mendapat lampu hijau dari OJK.
Baca Juga:Â BSN Resmi Beroperasi, Siap Jadi Katalisator Industri Perbankan Syariah Nasional
BSN juga bersiap masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi sesuai regulasi terbaru.
“Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan,” jelas Alex.
Di sisi lain, Menteri Ara menambahkan bahwa pemerintah tengah mensimulasikan opsi KPR tenor panjang hingga 40 tahun yang menyasar pekerja muda dari kalangan PNS, TNI, dan Polri agar cicilan rumah semakin terjangkau dan “Pro-Rakyat”. (*)






