Baca Juga: Atdag Canberra Luncurkan After Sahur Export Bootcamp, Pacu UMKM Tembus Pasar Australia & Pasifik
Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin produk Indonesia makin mudah ditemukan di Australia. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa solusi digital yang dikembangkan Indonesia mampu mendukung operasional bisnis secara profesional di Australia.
“Kami berharap, ekspansi Omega Group dapat membuka peluang lebih luas bagi pemasok, UMKM, dan inovator Indonesia untuk tumbuh bersama di pasar Australia,” ujar Jemy optimistis.
Peluang emas ini didukung oleh data Satu Data Perdagangan Kementerian Perdagangan yang mencatat nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Australia menembus angka USD 3,69 miliar pada 2025. Khusus untuk sektor mamin, Indonesia telah menyumbang nilai ekspor sebesar USD 333,3 juta.
Ditambah dengan payung kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Australia (I-A CEPA), kolaborasi sektor pangan dan ekonomi digital ini diyakini akan melaju kencang, membawa inovasi lokal merajai benua tetangga. (*)




