Baca juga: Southgate Residence: Mendobrak Batasan Hunian Vertikal di Jantung Ibu Kota
Bagi masyarakat urban, hunian ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan investasi gaya hidup yang terintegrasi dengan aksesibilitas perkotaan yang memadai.
Pemerintah menargetkan percepatan konstruksi agar calon penghuni dapat melakukan akad dan memesan unit pada akhir tahun 2026. Ini merupakan kerja sama lintas sektor.
“Kami ingin memberikan kepastian kepada masyarakat sebagai calon penghuni, pengembang dan kontraktor yang akan membangun”.
Selain itu, kepada pemerintah daerah dalam proses perizinan”. Targetnya, akhir tahun ini masyarakat sudah dapat melakukan akad dan mulai memesan unit rumah susun,” ujarnya.
Efek Ganda bagi Ekonomi Nasional
Keputusan pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, untuk menghibahkan lahan ini didasari oleh keyakinan bahwa sektor properti adalah motor penggerak ekonomi nasional yang paling efektif.
Baca juga: Menteri Maruarar Sirait dan UI Siapkan Hunian Vertikal 4.000 Kamar di Pondok Cina
Pembangunan hunian secara masif tidak hanya memangkas angka kemiskinan melalui kepemilikan aset.
Tetapi juga menstimulasi berbagai industri pendukung, mulai dari konstruksi, material bangunan, hingga jasa furnitur.
Sinergi ini mengonfirmasi bahwa keterlibatan sektor swasta dalam menyediakan lahan merupakan kunci utama dalam mengejar target ambisius Program 3 Juta Rumah.
“Saya meyakini pembangunan perumahan merupakan salah satu motor penggerak ekonomi. Banyak industri yang ikut bergerak ketika sektor perumahan berkembang,” ungkapnya.




