Baca juga: Menteri PKP: Rumah Panggung dan Rumah Apung Solusi Hunian Masyarakat Pesisir
Maruarar menegaskan bahwa fasilitas gratis ini merupakan komitmen jangka panjang negara untuk warganya.
“Ini gratis sekarang atau selama-lamanya? Insyaallah selama-lamanya,” tegas Ara.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif besar Presiden Prabowo Subianto dengan target pembangunan mencapai 500 unit di wilayah tersebut.
Pihaknya menjadwalkan peresmian proyek ini pada 17 April 2025 sebagai wujud nyata penyelesaian tanggung jawab pembangunan.
“Dipastikan setelah Lebaran ya Pak, tadi 17 April 2025 (diresmikan),” imbuhnya.
Mitigasi Banjir melalui CSR Strategis
Pemerintah mengintegrasikan program CSR dengan inisiatif bakti sosial Universitas Pertahanan untuk membangun rumah panggung dan apung sebagai solusi permanen mitigasi banjir rob di Pantai Pluit.
Baca juga: Maruarar Sirait Siapkan 1.000 Rumah Subsidi Untuk Wartawan, Lokasi di Bogor dan Banten
Luapan air yang sering kali mencapai satu meter di kawasan tersebut kini mendapatkan lawan yang sepadan melalui desain arsitektur adaptif.
Hingga saat ini, pemerintah telah menuntaskan pembangunan 200 unit rumah, yang mencakup 16 unit rumah apung dan 184 rumah panggung di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara.
Proyek ini menjadi cetak biru sukses bagi penataan kawasan pesisir yang lebih manusiawi dan modern.
Keberhasilan di Muara Angke menjadi katalisator bagi pemerintah untuk mereplikasi model hunian serupa di berbagai wilayah rawan banjir lainnya di Indonesia.




