Keterlibatan aktif semua pihak memastikan target penyediaan rumah dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran.
“Kita membutuhkan keterlibatan semua pihak agar kebutuhan rumah masyarakat dapat dipenuhi,” kata Tito.
“KUR Perumahan menjadi instrumen penting karena tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menggerakkan sektor usaha yang mendukung pembangunan perumahan,” imbuhnya.
Kinerja Positif Penyaluran Bank
Bank Mandiri mencatatkan realisasi penyaluran KUR Perumahan nasional sebesar Rp951,7 miliar per 15 Juni 2026.
Angka tersebut setara dengan 63 persen dari total plafon tahunan yang mencapai Rp1,5 triliun.
Khusus untuk wilayah Papua, performa penyaluran bahkan melampaui target dengan capaian sebesar Rp34,7 miliar atau 121,6 persen dari plafon yang dialokasikan.
Baca juga:Â Menteri PKP dan Mendagri Resmikan Rusun Cipta Griya Kedaung, Sewanya Hanya Rp500 Ribu
Senior Vice President Bank Mandiri Region XII Papua, Antonius Budi Setiawan, memastikan komitmen perbankan dalam mendukung ekosistem perumahan.
Perusahaan terus memacu penyaluran kredit baik di sektor penyediaan maupun permintaan untuk menstimulasi ekonomi daerah.
Capaian positif ini membuktikan tingginya kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan properti yang lebih fleksibel.
Penguatan Peran UMKM Sektor Properti
Kementerian PKP menargetkan percepatan penyaluran KUR Perumahan di seluruh Indonesia guna memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok hunian.
Pemerintah meyakini bahwa penguatan UMKM di sektor ini secara otomatis akan menambah pasokan rumah berkualitas bagi masyarakat.




