Kepatuhan ini secara signifikan membantu pemerintah membangun ekosistem data industri yang kuat, terpercaya, dan komprehensif.
Baca juga: Kemenperin Buka Pendaftaran IHYA 2026, Pacu Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri yang secara konsisten menyampaikan data melalui SIINas,” ungkapnya.
“Komitmen tersebut telah membantu pemerintah membangun ekosistem data industri nasional yang semakin kuat dan terpercaya,” imbuhnya.
Sinergi dalam Sensus Ekonomi 2026
Pemerintah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 untuk mendukung kesuksesan Sensus Ekonomi 2026 sebagai agenda strategis nasional.
Kemenperin mewajibkan setiap perusahaan mengisi kuesioner sensus secara jujur sesuai kondisi faktual di lapangan.
Asosiasi industri juga berperan penting dalam menyosialisasikan agenda ini kepada seluruh anggotanya agar cakupan data semakin luas.
Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Kemenperin Pacu Digitalisasi Industri Susu Nasional, Peluang Program Makan Bergizi
“Kami mengajak dunia usaha industri untuk berpartisipasi aktif karena hasil sensus akan menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi dan industri nasional ke depan,” tegas Agus.
Akselerasi Transformasi Industri Nasional
Integrasi data antara pemerintah dan dunia usaha akan mempercepat transformasi serta produktivitas sektor manufaktur nasional.
Menperin optimistis bahwa kolaborasi lintas sektor ini mampu meningkatkan daya saing produk domestik secara berkelanjutan.




