Pertamina Turunkan Harga Pertamax

URBANCITY.CO.ID – Mobilitas menjadi kebutuhan utama masyarakat perkotaan. Karena itu, penurunan harga BBM nonsubsidi Pertamax Series menjadi kabar positif yang berpotensi mengurangi biaya transportasi harian sekaligus menjaga pengeluaran rumah tangga. Di tengah fluktuasi harga energi global, kebijakan ini memberi ruang lebih besar bagi masyarakat untuk mengalokasikan anggaran ke kebutuhan lain maupun investasi keuangan.

PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan sesuai ketentuan pemerintah dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan kemampuan daya beli masyarakat. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan energi nasional agar tetap tersedia secara berkelanjutan.

“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi URBANCITY dari Jakarta, Jumat.

Harga Pertamax Turun, Beban Mobilitas Masyarakat Berkurang

Penurunan harga BBM memberikan manfaat langsung bagi pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha yang mengandalkan mobilitas tinggi. Pengeluaran operasional dapat ditekan sehingga masyarakat memiliki peluang meningkatkan efisiensi keuangan di tengah aktivitas perkotaan yang semakin dinamis.

Dengan penyesuaian terbaru, harga Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter. Pertamax Green 95 juga turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter, sedangkan Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.