Baca Juga: Terobosan 141 Ribu Rusun Subsidi di Meikarta, Menteri Ara Targetkan Groundbreaking 8 Maret
Menggerakkan UMKM Material Lokal
Pelaksanaan BSPS 2026 juga dirancang untuk memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap ekonomi daerah.
Menteri Maruarar menginstruksikan agar seluruh pengerjaan bedah rumah menggunakan material produksi lokal dari para perajin dan pengusaha di Jawa Timur.
“Untuk 33.000 unit BSPS di Jawa Timur, kita akan menggunakan produksi genteng lokal dari para pengusaha di Jawa Timur dan ada informasi dari Trenggalek kalau perlu bata dari UMKM Jawa Timur juga. Jadi tidak hanya memperbaiki rumah, tapi juga menggerakkan ekonomi daerah,” jelasnya.
Di Kota Surabaya sendiri, alokasi bantuan meningkat tajam dari 185 unit menjadi 1.252 unit. Khusus di Kelurahan Wonokusumo, terdapat 230 unit rumah yang akan segera dibedah.
Baca Juga: Strategi Renovasi Rumah Rakyat di Gang Cibuntu, Diplomasi Genteng Ala Menteri Ara
Transformasi ini diharapkan tidak sekadar memberikan hunian layak secara fisik, tetapi juga menjadi katalisator bagi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan industri material skala kecil di wilayah Jawa Timur. (*)






