Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyambut antusias program pendampingan intensif yang membekali pelaku usaha dengan literasi keuangan andal.
Melalui program pendampingan tersebut pelaku usaha dapat lebih mudah menembus pembiayaan perbankan formal.
Baca juga:Â Bank Muamalat Dorong Transaksi QRIS, Perkuat Digitalisasi Perbankan Syariah
Para wirausaha urban dapat memanfaatkan ekosistem digital ini untuk memperluas jangkauan pasar produk local.
Sehingga, bisnis kecil mampu naik kelas menjadi korporasi berdaya saing global.
Sinergi erat antarlembaga ini menjamin pertumbuhan ekonomi regional Sulawesi Selatan terus melaju di atas rata-rata nasional.
Menurut dia, forum ini bukan sekadar diskusi, tetapi momentum untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, dan membangun langkah nyata.
“Dengan begitu, digitalisasi keuangan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur,” kata Fatmawati Rusdi.
Penguatan Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Mochamad Muchlasin, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal hilirisasi dan peningkatan kapasitas usaha di wilayah kerjanya.
Baca juga:Â Kemenperin Pacu Digitalisasi Industri Susu Nasional, Peluang Program Makan Bergizi
Kalangan investor dan pelaku industri kreatif dapat memanfaatkan momentum forum komunikasi lintas bidang ini untuk membaca peluang bisnis yang menjanjikan di kawasan timur nusantara.
Inovasi teknologi finansial yang transparan memberikan rasa aman bagi para penanam modal sekaligus menciptakan stabilitas ekonomi jangka panjang.




