URBANCITY.CO.ID — Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Cinagara memiliki potensi besar, mulai dari budidaya perikanan air tawar hingga industri konveksi. Namun, para pelaku usaha lokal masih menghadapi kendala utama dalam hal pemasaran dan publikasi digital.
Ketua BPD Desa Cinagara, Zakaria, mengungkapkan bahwa sebagian besar warga baru menguasai proses produksi, sementara strategi promosi di era modern masih tertinggal.
Baca Juga: Wujudkan Kolaborasi Nyata, Sekdes Cinagara Nyatakan Siap Dukung Penuh Kehadiran Mahasiswa KKN UIC
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak BPD menaruh harapan besar pada kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibnu Chaldun agar dapat turun tangan membimbing warga. Zakaria secara khusus menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat membantu mengatasi hambatan penjualan produk lokal.
“Tantangannya pemasaran, karena sistem sekarang kan digital ya. Kalau kita main pasar pastilah ketinggalan kan… makanya beberapa kali saya bawa mahasiswa ke sana, ‘Tolong dibantu gimana cara memasarkannya?’”
Baca Juga: Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, tetapi Level Playing Field untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Melalui kolaborasi dan pendampingan digital yang berkesinambungan di masyarakat, BPD Desa Cinagara optimis produk lokal dapat menembus pasar yang lebih luas. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan serta kemandirian ekonomi masyarakat desa.




