Memilih properti sebagai instrumen jangka panjang tetap menjadi pilihan paling aman di tengah dinamika ekonomi global.
Baca juga:Â Pemerintah Matangkan Skema Hibah Lahan Meikarta untuk Hunian Subsidi Masyarakat
Tiga Segmen Harga Rumah Paling Laris
Ia memaparkan kisaran rumah yang paling banyak diminati di Indonesia, terbagi menjadi tiga segmen utama.
Untuk kelas menengah, kisaran Rp1 hingga Rp3 miliar (tipe 91–150 m²) sangat mendominasi, sementara segmen di bawah Rp1 miliar menjadi incaran utama untuk pembeli rumah pertama.
Bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), rumah subsidi di kisaran Rp160 – Rp200 juta adalah yang paling dicari.
Berikut adalah rincian detail minat pasar properti saat ini:
Segmen Subsidi & Pertama (Rp160 juta – Rp500 juta): Sangat diminati oleh pekerja dan keluarga muda. Tipe rumah yang populer berada di ukuran Tipe 30/60 hingga Tipe 36/72.
Mayoritas pembeli mencari hunian di area penyangga kota besar, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Segmen Menengah (Rp500 juta – Rp1,5 miliar): Menjadi sweet spot bagi kalangan profesional.
Baca juga:Â Mendagri Apresiasi KUR Perumahan dalam Mendorong Penyediaan Hunian Layak dan Penguatan UMKM
Tipe yang paling laku adalah Tipe 45 dan Tipe 60 yang umumnya dilengkapi 2 hingga 3 kamar tidur, cocok untuk keluarga dengan anak.
Segmen Menengah ke Atas (Rp1 miliar – Rp3 miliar): Didominasi oleh rumah dalam kawasan cluster yang tertutup dengan fasilitas lengkap dan desain minimalis modern.
Momentum Beralih ke Substansi
Pengamat properti Anton Sitorus menyimpulkan, “Properti yang memberikan benefit maksimal bagi gaya hidup pemiliknya akan selalu memiliki permintaan yang tinggi di pasar.”




