Strategi Digital Perkuat Akses Pembiayaan Syariah
Bank Mega Syariah akan terus mempercepat pertumbuhan pembiayaan konsumer hingga akhir 2026 melalui penguatan produk unggulan, optimalisasi layanan digital, serta perluasan akuisisi nasabah berbasis komunitas dan ekosistem. Langkah ini diharapkan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat, praktis, dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat urban yang semakin mengandalkan layanan keuangan digital.
“Strategi kami hingga akhir tahun akan difokuskan pada penguatan produk dengan permintaan yang terus tumbuh, termasuk pembiayaan emas, pembiayaan tanpa agunan dan pembiayaan haji khusus,” kata Benadicto.
Selain memperluas pasar, perseroan juga memperkuat sinergi dengan jaringan kantor cabang, meningkatkan kualitas proses akuisisi nasabah, serta mengoptimalkan kanal digital agar akses pembiayaan menjadi semakin mudah dan efisien.
Pertumbuhan Dijaga dengan Manajemen Risiko yang Sehat
Di tengah ekspansi bisnis, Bank Mega Syariah tetap menempatkan prinsip kehati-hatian sebagai fondasi utama. Perseroan terus memperkuat pemantauan portofolio, meningkatkan kualitas pembiayaan, serta mengoptimalkan strategi collection agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.
Pendekatan tersebut menjadi faktor penting untuk menjaga keseimbangan antara ekspansi pembiayaan dan kualitas aset. Strategi ini juga memperkuat kepercayaan nasabah sekaligus mendukung pertumbuhan industri perbankan syariah yang berkelanjutan.
“Pertumbuhan pembiayaan harus tetap diimbangi dengan pengelolaan risiko yang baik. Karena itu, kami akan terus menjaga kualitas portofolio melalui pemantauan yang lebih disiplin, perbaikan proses, dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah,” tutup Benadicto.




