Baca Juga: Presiden Prabowo Lantik Dudung Abdurachman Jadi KSP dan Muhammad Qodari Kepala Badan Komunikasi
Ultimatum untuk Barisan Pemerintahan
Prabowo juga memberikan peringatan bagi mereka yang menggunakan kecerdasan untuk kepentingan asing di atas kepentingan nasional.
Ia menegaskan bahwa patriotisme adalah syarat mutlak bagi siapa pun yang ingin bekerja sama dengan pemerintahannya.
“Jangan kepandaianmu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain, kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri,” ujarnya.
Menutup orasinya, Prabowo memberikan pilihan sulit bagi para pelaku usaha dan pejabat: berpihak pada rakyat atau angkat kaki dari lingkaran kekuasaan.
Baca Juga: Kejar Target 17 GW, Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program PLTS Nasional
“Pilih, bela rakyatmu atau mengabdi ke yang lain. Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik. Sepintar apa pun kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya,” tegas Prabowo. (*)






