Selain Satgas Mitigasi PHK, Presiden memaparkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial yang sangat besar pada tahun ini.
Sebanyak Rp500 triliun disiapkan khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah guna menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi rumah tangga.
Kebijakan ini, menurut Prabowo, merupakan bagian dari instruksi tegasnya kepada jajaran menteri di kabinet agar setiap regulasi yang disusun harus berorientasi pada kepentingan rakyat kecil.
“Saya memberi instruksi. Saudara-saudara para menteri, kalau ambil kebijakan, kalau menyusun kebijakan, berpikir, bertanya apakah ini menguntungkan rakyat kecil atau tidak. Kalau menguntungkan rakyat kecil, laksanakan, itu sudah benar, tidak usah ragu-ragu,” tegasnya.
Baca Juga: Prabowo: Hilirisasi Jadi Jalan Indonesia Menjadi Raksasa Ekonomi Dunia yang Dihormati
Pembentukan Satgas Mitigasi PHK ini menjadi simbol keberpihakan pemerintah yang proaktif. Negara ingin memastikan kehadirannya tidak hanya dirasakan saat ekonomi bertumbuh, tetapi juga bertindak sebagai jaring pengaman ketika pekerja menghadapi tekanan industri. (*)






