URBANCITY.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat, 24 April 2026.
Pertemuan tertutup yang berlangsung selama satu jam tersebut membahas stabilitas keamanan nasional dan arah strategis korps Bhayangkara.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, dalam pertemuan itu Kapolri memaparkan sejumlah laporan perkembangan internal kepolisian, terutama mengenai efisiensi birokrasi melalui jalur digital.
“Kapolri juga melaporkan perkembangan sejumlah program strategis Kepolisian, mulai dari penguatan transformasi digital layanan publik, peningkatan profesionalisme anggota sejak proses rekruitmen hingga kedinasan, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Kejar Target 17 GW, Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program PLTS Nasional
Penugasan Lintas Sektoral
Selain isu keamanan konvensional, Prabowo menekankan pentingnya peran Polri dalam mengawal agenda-agenda prioritas pemerintah yang bersifat non-keamanan.
Fokus utama yang dibahas adalah bagaimana instrumen kepolisian dapat mendukung swasembada pangan dan program kesejahteraan sosial.
Menurut Teddy, Prabowo dan Listyo Sigit mendiskusikan penguatan sinergi antara kepolisian dengan lembaga terkait guna menyokong program nasional di sektor fundamental.




