Evaluasi Electric PLN
Di kubu seberang, kekalahan telak ini menjadi tamparan keras bagi Jakarta Electric PLN. Asisten pelatih Electric PLN, Amasyah Manganang, mengakui bahwa hasil pertandingan kali ini jauh dari ekspektasi tim kepelatihan.
Menurut Amasyah, anak asuhnya kehilangan fokus pada poin-poin krusial yang berujung pada kerugian tim sendiri. “Banyak kesalahan yang tidak dikendaki,” tutur Amasyah singkat usai laga.
Kekalahan ini memaksa Electric PLN untuk bekerja ekstra keras pada leg kedua jika ingin membalikkan keadaan.
Sementara bagi Popsivo Polwan, hasil ini semakin memperlebar peluang mereka untuk mengamankan podium ketiga di ajang bola voli kasta tertinggi di Indonesia ini. (*)






