Baca Juga: Satu Suara di Pelabuhan: Jurus PTP Nonpetikemas Menjaga Wajah di Ruang Digital
Corporate Secretary PT Pelabuhan Tanjung Priok, Fiona Sari Utami, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah buah dari transformasi perusahaan yang fokus pada pelayanan prima dan keberlanjutan.
Menurutnya, kenaikan kategori dari Silver ke Gold untuk Annual Report dan Sustainability Report ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa PT Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kualitas komunikasi dan keberlanjutan.
“Dengan semangat “Driving Growth Through Service Excellent” dan “Strong Foundation for Sustainability Growth,” PT Pelabuhan Tanjung Priok akan terus melangkah maju untuk menghadirkan layanan yang unggul dan berdaya saing Internasional,” ungkap Fiona dalam keterangan resminya.
Ekspansi dan Komitmen Layanan
Sebagai pemain utama di industri logistik nasional, PTP Nonpetikemas saat ini mengelola operasional di 11 cabang pelabuhan strategis di Indonesia.
Baca Juga: Tingkatkan Efisiensi Logistik, PTP Nonpetikemas Kembangkan Layanan Pipanisasi LPG
Mulai dari Pelabuhan Tanjung Priok, Banten, Palembang, hingga Pontianak, perusahaan melayani berbagai arus bongkar muat kargo curah cair, curah kering, hingga general cargo.
Melalui inovasi dan peningkatan efisiensi operasional, anak usaha Pelindo ini berupaya terus memberikan kontribusi nyata bagi rantai pasok nasional dengan mengedepankan prinsip keterbukaan informasi.
Penghargaan LCAP ini menjadi katalisator bagi PTP Nonpetikemas untuk terus mempertahankan standar pelaporan yang akuntabel dan bertaraf dunia. (*)






