Dampak instan dari agresifnya serapan ini langsung meroketkan stok CBP ke level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional. Saat ini, gunungan stok beras yang dikelola di gudang-gudang BULOG telah melampaui angka 5 juta ton.
Baca juga: Idul Adha 1447 H: Perum BULOG Gaungkan Makna Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat
Modal pangan yang melimpah ini memposisikan Indonesia dalam zona aman untuk menghadapi segala skenario darurat, mulai dari operasi pasar demi stabilisasi harga, penyaluran bantuan pangan, hingga mitigasi risiko bencana alam dan gejolak pasar global.
Optimistis Kunci Target Sebelum Akhir Tahun
Melihat tren positif serta musim panen yang masih berdenyut di sejumlah wilayah lumbung padi strategis, BULOG optimistis target 4 juta ton setara beras bakal lunas dikunci jauh sebelum tahun 2026 berakhir. Sinergi penyerapan di lapangan akan terus digaspol bersama seluruh pemangku kepentingan.
Di tengah hantaman krisis pangan yang mengintai dunia, keberadaan BULOG diharapkan terus menjadi instrumen penyeimbang yang memastikan kerja keras petani dihargai tinggi dan isi piring masyarakat tetap terjamin aman.
“BULOG akan terus berada di garis depan menjaga pangan Indonesia. Keberhasilan serapan mencapai 3 juta ton ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” pungkas Dirut BULOG. (*)
