URBANCITY.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menginstruksikan Perum Bulog untuk segera mengeksekusi program penugasan tambahan berupa penyaluran bantuan pangan selama tiga bulan berturut-turut.
Kebijakan strategis ini menyasar jaminan pemenuhan kebutuhan pokok bagi puluhan juta warga di tengah ancaman penurunan pasokan.
Otoritas pangan menargetkan pendistribusian beras subsidi tersebut mulai bergulir secara serentak pada Juli 2026.
Direksi Bulog menyepakati perintah penugasan tersebut usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang menguliti perkembangan harga komoditas pokok di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Baca juga:Â Stok Beras Terbesar dalam Sejarah, BULOG Percepat Penyaluran Pangan Nasional
Pertemuan tingkat tinggi ini melibatkan sejumlah pejabat teras, mulai dari Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, hingga Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN Tedi Bharata.
Zulkifli Hasan memimpin langsung jalannya rapat koordinasi guna merumuskan formula taktis untuk memperkuat stok cadangan sekaligus meredam gejolak harga komoditas di dalam negeri.
Hasil kompromi lintas kementerian tersebut resmi membebankan mandat kepada Perum Bulog untuk membagikan paket bahan pangan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat di seantero Nusantara.
Pemerintah merancang program bantalan sosial ini agar mampu meredam guncangan inflasi saat petani memasuki masa tanam baru yang minim panen.
Baca Juga:Â Idul Adha 1447 H: Perum BULOG Gaungkan Makna Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat


