“Saya melihat langsung bagaimana Bulog bekerja dengan transparan. Ini penting untuk membangun kepercayaan publik, karena ada cross check dari berbagai unsur masyarakat,” ungkap Amran Sulaiman.
Baca Juga: Mentan Klaim Stok Beras RI 4,5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah Hadapi El Nino
Antisipasi El Nino
Meski stok melimpah, pemerintah tetap mewaspadai potensi gangguan produksi akibat faktor iklim. Amran menjelaskan, penguatan sistem irigasi dan program strategis pertanian terus digeber sebagai langkah antisipatif menghadapi dampak fenomena El Nino yang masih membayangi produktivitas lahan.
Sinergi antara Kementerian Pertanian dan Perum Bulog ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta menjamin akses pangan yang terjangkau.
Ke depan, Bulog berkomitmen mempertahankan tata kelola cadangan pangan secara profesional dan akuntabel untuk menjaga stabilitas nasional.
Pengecekan stok di gudang Jawa Timur ini merupakan bagian dari rangkaian inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan distribusi beras tetap lancar ke seluruh pelosok tanah air di tengah tantangan ekonomi global. (*)






