Sumatra Utara menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam dan kekayaan kuliner yang memenuhi standar wisatawan internasional tersebut.
Baca juga: Rekor 5 Tahun! OTP Penerbangan Haji Garuda Indonesia Tembus 98,21 Persen
Investasi pada rute udara ini membuka peluang ekonomi yang luas, mendorong para pelaku industri lokal untuk meningkatkan kualitas layanan.
Bahkan, menciptakan paket wisata yang relevan dengan karakteristik pasar yang potensial ini.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan strategi penguatan aksesibilitas ini untuk mendorong pemerataan kunjungan wisata.
Pembukaan rute ini sejalan dengan upaya Kementerian Pariwisata untuk memperkuat aksesibilitas, meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan.
Bahkan, mendorong pemerataan kunjungan ke destinasi di luar Bali.
Sumatra Utara memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pintu masuk wisatawan Timur Tengah.
Baca juga: Menpar Widiyanti Dorong Japan Airlines Buka Penerbangan Langsung ke Yogyakarta dan Bali
“Baik untuk perjalanan wisata, keluarga, maupun konektivitas lanjutan ke destinasi lain di Indonesia,” kata Ni Made Ayu Marthini.
Akselerasi Ekonomi melalui Sinergi Pariwisata
Rute langsung ini bukan sekadar tentang pergerakan penumpang, melainkan tentang menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Kemenpar mendorong pemerintah daerah serta pelaku industri untuk berkolaborasi lebih intensif dalam menyiapkan infrastruktur.
Bahkan, layanan terbaik guna menyambut arus wisatawan baru ini.
Dengan memperkuat promosi serta meningkatkan durasi tinggal dan belanja wisatawan, sektor pariwisata Sumatra Utara siap memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.




