Pihaknya langsung menyusun target baru untuk melipatgandakan jumlah pelari asing pada edisi tahun depan demi memuluskan misi promosi pariwisata daerah.
Respons masyarakat Jakarta dan masyarakat seluruh Indonesia serta pelari internasional juga datang.
Baca juga: RUPST BTN Rombak Pengurus, Endra Gunawan Jabat Wakil Komisaris Utama
“Kita pengen tahun depan lebih dari dua ribu pelari internasional. Pak Gubernur titip KPI buat saya tahun depan harus 50 ribu peserta lari. Kita kerja keras,” ucap Nixon.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas secara total pada sejumlah koridor utama yang menjadi rute resmi balapan demi mengamankan jalannya acara.
Petugas menjamin sterilisasi penuh pada jalur-jalur protokol seperti kawasan Sudirman, Thamrin, hingga Rasuna Said dari kendaraan bermotor maupun aktivitas warga non-lari.
Pramono menegaskan bahwa kebijakan tegas ini bertujuan memberikan proteksi keamanan maksimal dan kenyamanan bernapas bagi para pelari dari kepungan polusi.
Otoritas daerah sengaja meliburkan agenda rutin mingguan masyarakat demi menyukseskan hajatan internasional ini.
Baca juga: Perkuat Modal, BTN Putuskan Tak Bagi Dividen demi Akuisisi Portofolio Kredit
“Kami sudah memutuskan hari Sabtu dan Minggu tidak ada Car Free Day karena memang semua jalur akan disterilkan supaya para pelari bisa menikmati lari dengan nikmat,” ujar Gubernur Pramono.
Sejumlah merek dagang global terkemuka ikut menyuntikkan dana segar sebagai sponsor utama guna memperkuat operasional perlombaan tahun ini.




