URBANCITY.CO.ID – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) melalui Cleft Craniofacial Center (CCC) menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan sumbing gratis.
Kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, hari ini Sabtu (26/7/2026).
Program ini merupakan upaya RSCM untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan skrining dan konsultasi bagi pasien dengan celah bibir dan/atau langit-langit (sumbing).
“Kegiatan ini sekaligus juga memperluas edukasi mengenai pentingnya penanganan yang tepat sejak dini,” kata dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP(K), PhD, MARS, Direktur Medik dan Keperawatan RSCM.
Baca juga: Dukung Kesehatan Masyarakat, Waskita Karya Bangun Rumah Sakit di Berbagai Wilayah
Menurut dr. Renan, penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kejadian sumbing yang menjadi salah satau kelainan bawaan paling sering ditemukan pada bayi.
Kelahiran Bayi Sumbing Capai 9.000 per Tahun
Hingga saat ini angka kelahiran bayi dengan penderita bibir sumbing dan langit-langit diperkirakan mencapai 9.000 per tahun, tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Kondisi itu tidak hanya berdampak pada bentuk anatomi wajah, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan makan, berbicara, dan pendengaran.
Selain itu, kesehatan gigi dan mulut, pertumbuhan wajah, hingga perkembangan psikososial anak.
“Penanganannya memerlukan pelayanan berkelanjutan yang melibatkan berbagai disiplin ilmu agar pasien memperoleh kualitas hidup yang optimal,” jelas dr. Renan.




