Baca Juga: Menpar Widiyanti Putri Buka Chef Expo 2026: Dorong Gastronomi Indonesia Go International
“Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal mulai dari sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pengusaha UMKM di sekitar destinasi,” tambahnya.
Jadwal Estafet Lari di Empat Destinasi Utama UNESCO
Rangkaian perlombaan lari sore dan pagi hari ini akan bergulir secara maraton selama dua tahun. Untuk pendaftaran, calon peserta dapat memantau langsung situs resmi geoparkrun.com atau akun Instagram @geoparkrunseries. Berikut jadwal resminya:
Ijen Geopark Run (23 Agustus 2026): Berpusat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Bupati Ipuk Fiestiandani memasang target 2.000 pelari dan siap memamerkan rute eksotis kawah Ijen ke dunia internasional.
Minangkabau Geopark Run (25 Oktober 2026): Berlokasi di Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat. Wakil Wali Kota Ibnu Asis menyebut ajang ke-7 ini terbukti menggenjot okupansi hotel dan kuliner via ikon Ngarai Sianok.
Baca Juga: Menpar Widiyanti Bidik Penguatan SDM dan Infrastruktur Pariwisata Sumatra Barat
Ciletuh Geopark Run (17 Januari 2027): Digelar di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat. Wakil Bupati Andreas berharap ajang ini mampu menghapus citra Sukabumi sebagai daerah rawan bencana dan menggantinya dengan pesona alam.
Belitong Geopark Run (18 April 2027): Mengambil tempat di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung. Sekda Marzuki menilai integrasi lari dan geologi ini mengokohkan posisi Belitung di peta wisata dunia.




