URBANCITY.CO.ID – Siloam Hospitals Lippo Village memperkuat layanan neuroscience untuk menangani kasus neurologis dan bedah saraf kompleks melalui pengembangan teknologi, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta kolaborasi multidisiplin.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui penyelenggaraan The 2nd Siloam Neuroscience Summit 2026 bertema “Beyond Boundaries: Unlocking a New Era of Neuroscience”. Kegiatan ini menjadi forum yang mempertemukan praktisi, akademisi, dan tenaga kesehatan untuk membahas perkembangan terbaru di bidang neuroscience.
Penguatan layanan neuroscience di Siloam Hospitals Lippo Village dilakukan melalui Neuroscience Centre yang dirintis oleh Prof. Eka Julianta Wahjoepramono sejak 1996. Pusat layanan tersebut kini menjadi salah satu rujukan untuk penanganan berbagai kasus neurologis dan bedah saraf kompleks.
Hingga saat ini, Neuroscience Centre telah menangani lebih dari 20.000 kasus neuroscience dengan dukungan 16 dokter spesialis saraf dan 10 dokter spesialis bedah saraf.
Beragam layanan tersedia, mulai dari neurointervensi, rehabilitasi saraf, neuro-onkologi, neurorestorasi, Memory and Aging Clinic, Pain Management, hingga Deep Brain Stimulation (DBS).
Siloam Hospitals Lippo Village juga telah menjalankan prosedur kompleks seperti awake brain surgery selama hampir dua dekade. Dalam prosedur tersebut, pasien tetap sadar pada tahap tertentu sehingga fungsi saraf dapat terus dipantau selama tindakan berlangsung.
Penguatan kapasitas layanan neuroscience dinilai penting mengingat stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penanganan kasus stroke membutuhkan diagnosis yang cepat, koordinasi multidisiplin, serta penerapan protokol klinis yang terstandar.




