Baca juga: Gempa NTT Rusak 53.971 Rumah: Cek Risiko Investasi Properti dan Mitigasi
Sekitar 30 ribu masyarakat menghadiri rangkaian acara tersebut. Kehadiran keluarga besar BPD dari berbagai daerah juga memberikan dampak ekonomi bagi Bengkulu melalui sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, UMKM dan berbagai jasa lokal.
Agus mengatakan, aktivitas tersebut sejalan dengan peran BPD yang tidak hanya berorientasi pada bisnis perbankan, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“BPD lahir dari daerah dan tumbuh bersama daerah. Karena itu, setiap aktivitas BPD sedapat mungkin harus menciptakan manfaat dan ikut menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah,” katanya.
Menurut Agus, Undian Nasional Simpeda merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah. Namun, hubungan antara BPD dan masyarakat harus dibangun melalui layanan yang berkelanjutan.
Baca juga: Program 3 Juta Rumah: Akselerasi Aset dan Gaya Hidup Urban Terjangkau
“Hadiah terbesar bagi nasabah bukan hanya undian. Hadiah terbesar yang harus diberikan BPD setiap hari adalah kepercayaan, keamanan, kemudahan dan pelayanan yang semakin baik,” tegas Agus.
Asbanda optimistis transformasi Simpeda dapat memperkuat posisi BPD sebagai bank yang dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.
“Dana tumbuh dari masyarakat, dikelola oleh BPD, dan kembali kepada masyarakat untuk membangun daerah. Itulah kekuatan Simpeda. Dari daerah kita tumbuh bersama masyarakat, dan dengan kekuatan 27 BPD kita terhubung untuk membangun Indonesia,” pungkas Agus.




