“Pertumbuhan ini hanya bisa dicapai jika konsumsi dijaga, belanja pemerintah lebih produktif dan tepat waktu, serta investasi diperkuat melalui reformasi struktural,” tegasnya.
Ia menekankan empat agenda transformasi utama, yakni Transformasi ketenagakerjaan, Transformasi struktur usaha dan iklim investasi, Manajemen utang yang lebih fleksibel, dan Optimalisasi program prioritas pemerintah agar berdampak langsung ke ekonomi riil.
“Dengan kombinasi kebijakan yang tepat, Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memanfaatkan ketidakpastian global sebagai momentum memperkuat fondasi pertumbuhan jangka menengah,” pungkas Adrian. (*)






