URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memulai proyek ambisius penataan kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.
Uniknya, proyek yang mencakup perbaikan infrastruktur jalan hingga renovasi ratusan rumah warga ini diklaim tidak menyentuh dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sepeser pun.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan kawasan tidak melulu harus bergantung pada kocek pemerintah. Ia mendorong skema sinergi dan gotong royong lintas sektor sebagai motor penggerak.
“Kita ingin penataan kawasan Menteng Tenggulun ini bisa berjalan cepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dan ini kita lakukan tanpa APBN, melalui kolaborasi dan gotong royong bersama berbagai pihak,” ujar menteri yang akrab disapa Ara tersebut pada Rabu, 18 Maret 2026.
Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 400 Ribu Rumah Bedah BSPS: Sikat Pungli dan Korupsi!
Infrastruktur Swadaya dan Fasilitas Publik
Rencana penataan ini mencakup pembangunan jalan sepanjang 300 meter yang akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung guna menunjang produktivitas warga.
Di antaranya adalah lima titik parkir motor, tiga titik parkir mobil, empat taman hijau, hingga satu unit kamar mandi umum.
Total anggaran untuk infrastruktur jalan ini mencapai Rp784 juta. Dana tersebut berasal dari sumbangan pribadi Ibu Shinta Sirait sebagai bentuk kontribusi pembangunan berbasis kolaborasi. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai merumput pada 26 Maret 2026 dan ditargetkan rampung pada 22 Juni 2026.




