Baca Juga:Â BNI Perkuat Regenerasi Bulu Tangkis: Zaki Ubaidillah Melaju di Thailand Open 2026
Menumbangkan Raksasa dan Mengukir Sejarah
Bakat besar Alwi sebenarnya sudah terendus sejak ia mencatatkan tinta emas sebagai tunggal putra Indonesia pertama yang menjuarai ajang BWF World Junior Championships pada tahun 2023 silam. Sejak resmi digembleng oleh PBSI pada 2021, grafik permainannya terus meroket tajam.
Di turnamen Singapore Open kali ini, kualitas Alwi benar-benar diuji. Sebelum melangkah jauh, ia berhasil menjinakkan perlawanan sengit wakil Prancis, Toma Junior Popov, lewat kemenangan dua gim langsung.
Ujian sesungguhnya datang di babak berikutnya. Berstatus sebagai kuda hitam, Alwi justru tampil kesetanan dan sukses menumbangkan sang raksasa bulu tangkis asal China sekaligus unggulan pertama turnamen, Shi Yu Qi. Kemenangan fantastis ini langsung menjadi buah bibir dan sorotan tajam dunia.
Komitmen Go Global untuk Merah Putih
Bagi BNI, keterlibatan mereka di dalam kepengurusan PBSI bukan sekadar urusan menempelkan logo sponsor di jersi bertanding.
Baca Juga:Â BNI Dukung Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia di Thailand Open 2026: Saatnya Atlet Muda Bersinar
Sesuai dengan visi korporasi yang mengusung semangat Go Global, BNI memandang bulu tangkis sebagai salah satu duta diplomatik terbaik untuk memperkenalkan wajah Indonesia yang tangguh di mata internasional.
Kerja keras, disiplin ketat, dan mental pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para atlet di lapangan merupakan cerminan dari nilai-nilai profesionalisme yang dijunjung tinggi oleh perbankan pelat merah tersebut.




