Baca Juga: Kejar Target NZE 2060, Pertamina Racik Minyak Jelantah Hingga Amonia Hijau
Juri tidak lagi mencari perusahaan yang sekadar memberi sumbangan sukarela (filantropi), melainkan perusahaan yang mampu mengawinkan program sosial dengan strategi bisnis intinya.
Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2026, Achmad Daniri, menjelaskan bahwa dunia usaha saat ini telah mengalami pergeseran paradigma yang cukup signifikan terkait program tanggung jawab sosial.
“Di era saat ini, CSR bukan lagi sekadar aktivitas filantropi atau kewajiban administratif perusahaan, melainkan bagian penting dari strategi korporasi untuk membangun keberlanjutan usaha, memperkuat reputasi perusahaan, meningkatkan hubungan dengan stakeholder, serta menciptakan shared value bagi masyarakat dan lingkungan,” jelas Achmad Daniri.
Suntikan Napas Keberlanjutan di Kamar Hotel hingga Kawasan Wisata
Menanggapi pencapaian tersebut, Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa aspek keberlanjutan (sustainability) sudah mengakar kuat menjadi urat nadi dalam transformasi operasional perusahaan.
Baca Juga: Cari Calon Pemimpin Hijau, Pertamina Goes to Campus 2026 Resmi Gebrak ITB
Bagi Christine, piala yang diraih ini merupakan validasi atas kerja keras seluruh tim dalam meramu standar pelayanan kelas dunia yang tetap selaras dengan nilai-nilai budaya dan kelestarian alam Indonesia.
“Melalui service framework perusahaan, sustainability kami integrasikan secara menyeluruh ke dalam operasional perusahaan, mulai dari hotel operations, pengembangan kawasan The Sanur, customer experience, hingga community engagement, sebagai bagian dari operational excellence dan value creation perusahaan,” terang Christine.




